Dampak dan Peluang Bisnis Baru di Era Teknologi Industri 5.0
Oleh : Intan Aulia Salsabila (235211127)
Di era sekarang itu sedang memasuki pada era teknologi industri 5.0 yang mana semuanya serba teknologi digital dan manusia harus bisa adaptasi dengan menyesuaikan zaman digital ini. Perubahan revolusi ini bermula dari adanya revolusi industri 4.0 yang muncul dengan adanya kemajuan sistem digital seperti kecerdasan buatan, IoT, dan big data. Awal pertama kali munculnya masyarakat 5.0 ini berkat usulan dari Jepang waktu CeBIT di tahun 2017. Jepanglah yang mengawali munculnya teknologi industri 5.0. Dengan era masyarakat 5.0 ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perubahaan dunia menjadi lebih bagus dan lebih baik dengan penyempurnaan ide-ide kreatif di era sebelumnya yaitu teknologi industri 4.0.
Pada era Masyarakat 5.0 diharapkan dapat
menggabungkan antara keterampilan manusia dan robot untuk bekerja sama supaya
bisa mendapatkan keuntungan bagi kemakmuran manusia di masa depan. Bukan malah
membuat manusia digerakkan oleh robot, yang mana kedepannya bisa memberikan
dampak yang negatif di masa depan. Nah,
lantas bagaimana dampak dari revolusi industri 5.0 pada dunia bisnis? Bagaimana
peluang bisnis yang bisa menguntungkan di masa depan? Serta bagaimana tips agar
bisa mendapatkan bisnis yang bagus?
Revolusi industri 5.0 terdiri dari tiga pilar utama yang memengaruhi strategi bisnis: berpusat pada manusia yakni dimana sebuah taktik mengubah manusia yang hanya sebagai sumber daya menjadi sebuah asset sejati atau tetap untuk perusahaan, ketahanan yaitu dengan memanfaatkan sebuah teknologi industri agar berfungsi dengan baik danlancar walaupun krisis melanda dan bisa merespon dengan baik akan perubahan pangsa pasar yang bergerak cepat, dan keberlanjutan yaitu perusahaan diharapkan bisa membantu dalam pelestarian sumber daya alam, mengkontrol dan bisa meminimalisir terjadinya pemborosan energi dan bisa memelihara lingkungan.
Perkembangan ini tidak hanya berdampak pada dunia bisnis tetapi juga pada beberapa sektor lainnya, seperti sektor kesehatan, pendidikan, keamanan pertahanan, dll. Masyarakat 5.0 ini sangat berdampak positif bagi dunia bisnis yang bisa mengurangi dampak lingkungan yang negatif. Di Indonesia masih belum pasti apakah sudah memasuki fase revolusi industri 5.0 atau belum, tetapi kita sudah merasakan teknologi canggih pada saat ini. Perkembangan teknologi industri 5.0 di Indonesia sudah masuk ke dalam masyarakat 5.0 yang ditandai dengan mulai munculnya penggunaan tenaga mesin / robot untuk mempermudah dalam melakukan pekerjaan manusia, walaupun di Indonesia masih belum adanya perkembangan yang pesat.
Dampak
positif dari adanya perkembangan masyarakat 5.0, yaitu dapat mengurangi
risiko kecelakaan dan cedera dari para
pekerja karena adanya kolaborasi robot dan teknologi AR, dapat meningkatkan
produktivitas dan efisiensi pada proses produksi dengan bantuan robot dan mesin
yang canggih sehingga dapat meningkatkan kualitas produk serta menghemat waktu,
dan banyak lowongan pekerjaan baru yaitu dengan adanya revolusi industri 5.0 dapat membuat pekerjaan menjadi lebih
baik dan berkualitas yang membutuhkan keterampilan dan kreativitas manusia.
Selain
itu juga dapat meningkatkan layanan dan
kualitas produk karena pekerjaan yang bersifat manual dapat diatasi secara
otomatis menggunakan teknologi canggih sehingga dapat meningkatkan kualitas
produk yang lebih tinggi; dan dapat meningkatkan akses dan koneksi yang lebih
baik ,adanya teknologi canggih dan penganalisis data dapat mengantisipasi
terjadinya masalah di perusahaan.
Sedangkan, dampak negatif dari
munculnya perkembangan masyarakat 5.0, yakni membutuhkan biaya yang tinggi
ketika menggunakan teknologi industri 5.0 (collaborative robots, blockchain,
AR,dll) , adanya ancaman cyber security sehingga ada kemungkinan risiko ancaman
peretasan dan pembobolan data, teknologi industri yang sistemnya kompleks
sehingga memerlukan keahlian atau keterampilan khusus untuk mengelolanya, dan muncul
adanya kekhawatiran sosial yang mana bisa menyebabkan kecemasan para pekerja
karena mereka tidak bisa mendapatkan pekerjaan dengan adanya teknologi industri
yang canggih.
Dengan adanya dampak positif dan
negatif akan keberadaan teknologi industri 5.0 juga dapat mendatangkan peluang
bisnis yang baru dan tentunya menjanjikan pada saat ini. Berikut adalah contoh
bisnis di era industri 5.0, yaitu cloud hosting yaitu dapat membantu perusahaan
dalam menyimpan data, cybersecurity yakni memproteksi data-data & jaringan
ekosistemnya dan AR/VR yaitu teknologi yang dapat menunjukkan barang, produk
atau lokasi.
Terdapat
game developer yaitu pengembangan game dengan teknologi canggih, robot layanan,
yaitu untuk menjawab pelanggan otomatis atau email otomatis, digital marketing
yakni melakukan pemasaran secara digital atau online, jasa konsultasi AI yaitu
pemberian saran atau masukan untuk memecahkan suatu masalah secara digital dan
software house dimana perusahaan memfasilitasi jasa untuk melayani pemesanan
konsumen, dengan membuatkan aplikasi sesuai kebutuhan dan keinginan dari klien.
Selain
itu juga ada, start up yakni sebuah bisnis yang dirintis dengan memfokuskan
pada ide-ide baru dan yang bisa memberikan solusi tentang permasalahan pada
konsumen, content creator yaitu mempromosikan produk menggunakan media berupa
gambar, video, tulisan atau suara dan dibagikan lewat perantara media sosial
untuk menarik konsumen untuk membeli produk tersebut, E-commerce yakni wadah
untuk jual beli secara online/daring menjadi salah satu bisnis yang sedang
trending saat ini, dan ada bisnis Internet servis provider yakni bisnis paling
sangat dibutuhkan untuk mayarakat, sebab pasti membutuhkan jaringan internet
untuk bisa mengakses semuanya secara digital.
Pada era masyarakat 5.0 ini
memberikan dampak yang berpengaruh pada kehidupan manusia baik yang bisa
memberikan dampak positif dan negatif. Tetapi, dengan adanya peluang bisnis
yang datang dari perkembangan teknologi industri 5.0 membawa potensi yang
sangat besar dalam menciptakan inovasi yang bisa mendukung keseimbangan antara
kesejahteraan masyarakat dan kemajuan teknologi. Hal ini membutuhkan semua
pihak seperti pemerintah, masyarakat dan sektor swasta untuk berkolaborasi
dalam memanfaatkan potensi pada teknologi industri 5.0 secara bijak serta bisa
mengurangi risiko yang mungkin bisa saja terjadi di masa depan.
Kuncinya adalah bagaimana kita bisa mengambil peluang bisnis yang bagus pada era teknologi industri 5.0. Tipsnya yaitu dengan menciptakan atau membuat inovasi sekreatif mungkin yang dibutuhkan masyarakat atau pasar, lebih meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia, tujuan utamanya dengan bisnis yang berkelanjutan yang memberikan dampak yang positif bagi lingkungan, memfokuskan dengan melakukan analisis pasar dan berani mengambil risiko, menggandeng organisasi pendidikan untuk rencana masa depan, dan bisa fokus dalam bagaimana perusahaan bisa memahami secara mendalam mengenai konsumen.
DAFTAR PUSTAKA
Hushein,
I. A. (2023). Etika Bisnis Islan Dalam Era Revolusi Industri 5.0. ICHES:
International Conference on Humanity Education and Sosial, 2(1), 11.
Kahar,
M. I., Cika, H., Nur Afni, & Nur Eka Wahyuningsih. (2021). Pendidikan Era
Revolusi Industri 4.0 Menuju Era Society 5.0 Di Masa Pandemi Covid 19. Moderasi:
Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 2(1), 58–78.
https://doi.org/10.24239/moderasi.vol2.iss1.40
Ocbc.id.
(2023). Revolusi Industri Perkembangan & Peluang Bisnisnya. Ocbc.Id.
https://www.ocbc.id/id/article/2023/07/10/revolusi-industri-5-adalah
Oktavianni,
L. (2023). Society 5.0: Masyarakat Super Cerdas, Definisi dan Penerapannya.
Dicoding.Com. https://www.dicoding.com/blog/society-5-0-masyarakat-super-cerdas-definisi-dan-penerapannya/
Rahmawati,
H. (2024). Pentingnya Memulai Investasi Sejak Dini. 15 Juni 2024.
https://rri.co.id/keuangan/759234/pentingnya-memulai-investasi-sejak-dini
Rania. (2023). Revolusi Industri 5.0: Perkembangan, Dampak & Peluang Bisnis. Sasanadigital.Com. https://sasanadigital.com/era-revolusi-industri-5-0-di-indonesia/
Komentar
Posting Komentar