ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL

ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL

Riskyna Febrianti (235211065)

Teknologi, informasi, dan komunikasi telah mengalami perekembangan pesat, hal ini tidak hanya memberikan peluang tetapi juga tantangan bagi aspek kehidupan sosial dan budaya. Kemajuan teknologi ini dapat mempengaruhi amoral bagi kegiatan komunikasi dan interaksi, baik secara langsung ataupun melalui internet. Teknologi komunikasi yang digunakan untuk berinteraksi secara online berupa media sosial. Media sosial dinilai tidak dapat lepas dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Pengguna dapat mengakses media sosial dimanapun dan kapanpun melalui jaringan internet. Media sosial tidak hanya memberikan dampak baik berupa kemudahan dalam berinteraksi dan berkomunikasi, tetapi juga dapat menimbulkan tindakan buruk melalui unggahan konten yang berisi berita palsu, ujaran kebencian, isu suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA). Upaya yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi pemikiran atas ujaran kebencian adalah edukasi dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi antar umat beragama dalam platform digital melalui teks, audio, foto, ataupun video.

Media sosial merupakan platform digital yang memfasilitasi pengguna untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi serta berbagi konten berupa teks, foto, dan video. Media sosial juga sebuah sarana untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara daring yang memungkinkan satu sama lain berinteraksi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Media sosial adalah teknologi interaktif yang memfasilitasi penciptaan dan berbagi konten, seperti ide, minat, bakat, atau bentuk ekspresi lainnya. media sosial sebagai fenomena sosial dan teknologi yang telah mengalamai evolusi signifikan sejak kemunculannya. Sejak awal diciptakan media sosial digunakan untuk wadah bagi pengguna agar dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan bertukar informasi dan ide di komunitas dan daring. Konsep komunikasi tidak hanya mencakup cara berbicara yang efektif, tetapi juga melibatkan aspek etika. Jumlah pengguna media sosial di Indonesia telah menciptakan peluang untuk memaksimalkan peran media sosial sebagai sarana komunikasi. Hal ini menekankan pentingnya etika dalam penggunaan media sosial untuk meningkatkan efektivitas komunikasi di tengah masyarakat.

Etika komunikasi adalah seperangkat prinsip yang mengatur bagaimana cara masyarakat berkomunikasi dengan orang lain. Tujuannya untuk menciptakan lingkungan yang aman, penuh hormat, dan tanggung jawab, sehingga setiap individu dapat berinteraksi dengan baik. Kebijaksanaan dalam berkomunikasi, baik menerima maupun menyampaikan informasi, perlu ditanamkan kembali dalam diri setiap individu. Komunikasi harus dijaga untuk menciptakan kehidupan yang selaras dan harmonis, karena manusia tidak hidup sendiri dan harus berdampingan dengan orang lain. Etika memiliki pengaruh yang signifikan dalam kehidupan manusia. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk menjadi pengguna media sosial yang beretika dan bijaksana diantaranya:

1.     Menjaga penggunaan bahasa dalam berkomunikasi

Pengguna media sosial harus menggunakan Bahasa yang sopan dan jelas dalam berkomunikasi. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kesalahpahaman dan memastikan bahwa pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh orang lain.

2.     Memastikan kebeneran informasi

Pengguna media sosial harus melakukan pengecekan fakta untuk memastikan kebenarannya sebelum membagikan informasi. Penyebaran berita palsu dapat merusak reputasi orang lain dan mempengaruhi opini public secara negative.

3.     Menjaga privasi

Pengguna media sosial harus bijak dalam membagikan informasi pribadi. Membagikan terlalu banyak informasi sensitive dapat menimbulkan ancaman terhadap keamanan pribadi dan privasi.

4.     Menghormati orang lain

Pengguna media sosial harus senantiasa menghormati orang lain dalam semua bentuk komunikasi. Ini berarti menghindari komentar yang merendahkan, menghina, dan mengancam.

Perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi berupa media sosial tidak hanya memberikan peluang tetapi juga tantangan bagi kehidupan sosial dan budaya. Kebijaksanaan dan beretika dalam berkomunikasi, baik menerima dan menyampaikan informasi harus ditanamkan dalam diri setiap individu. Upaya yang dapat dilakukan untuk menghindari adanya tindakan buruk dalam penggunaan media sosial oleh pengguna yaitu menggunakan bahasa yang sopan dan jelas dalam berkomunikasi, sebelum membagikan informasi memastikan kebenerannya, tidak sembarangan dalam membagikan informasi pribadi di media sosial, dan menghormati orang lain dalam semua bentuk komunikasi.

 

REFERENSI

Ashari, S. F., & Yuliana, N. (2023). Etika Berkomunikasi Dalam Lingkungan Media Sosial. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(December), 271–275.

Etistika Yuni Wijaya, Dwi Agus Sudjimat, & Amat Nyoto. (2016). Transformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan. Jurnal Pendidikan, 1, 263–278. http://repository.unikama.ac.id/840/32/263-278 Transformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Global .pdf. diakses pada; hari/tgl; sabtu, 3 November 2018. jam; 00:26, wib.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

E-Commerce Syariah Sebagai Implementasi Nyata Etika Bisnis Islam dalam Dunia Digital

ESG dalam Perspektif Islam : Jalan Menuju Bisnis yang Etis dan Berdaya Guna

Transformasi Bisnis dalam Era Digital: Mewujudkan Platform Syariah untuk Masa Depan yang Berkelanjutan