PERAN MEDIA SOSIAL DALAM KOMUNIKASI KEHIDUPAN EKONOMI DI ERA DIGITAL
ESSAY
PERAN MEDIA SOSIAL DALAM KOMUNIKASI KEHIDUPAN EKONOMI DI ERA DIGITAL
Oleh : Nuritsna Ayu Zahroh
NIM 235211036
MANAJEMEN BISNIS SYARI’AH
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN MAS SAID SURAKARTA
PENDAHULUAN
Pada era sekarang ini zaman serba teknologi, untuk saat ini media sosial seperti menjadi kebutuhan bagi seluruh kalangan. Di dalam media sosial dan teknologi sejenisnya, informasi berkembang begitu pesat terutama pada media digital yang mana secara relatif mendekatkan komunikasi dengan jarak wilayah satu dan lainnya yang sangat memudahkan pengguna agar dapat berinteraksi dengan siapapun. Jika seseorang dapat memanfaatkan sosial media dengan baik dan bijak, maka akan mendapat keuntungan dalam hidupnya, seperti memperluas pertemanan, mendapat ilmu baru, memudahkan akses dalam berbagai informasi dan masih banyak lagi keuntungan yang kita dapat jika baik dan bijak dalam bersosial media. Namun jika seseorang menyalahgunakan dalam menggunakan sosial media, maka ia akan mendapat kerugian seperti cacian netizen, kurangnya relasi, dan terbongkarnya privasi individu. Di dalam media sosial terdapat macam-macam fasilitas yang menjadi pilihan masyarakat, seperti facebook, twitter, instagram, whatshaap dan lain sebagainya yang memiliki manfaat berbeda-beda.
Salah satu manfaat media sosial yaitu untuk berkomunikasi, menurut (Effendy, 2019) komunikasi yaitu suatu proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu pendapat, atau perilaku baik secara lisan maupun melalui media sosial. Dengan berkembangnya teknologi komunikasi digital, berbagai media komunikasi bermunculan, khususnya smartphone yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, contoh berbisnis dan berkomunikasi. Komunikasi digital yang dapat diakses oleh semua orang di mana saja, disertai dengan bahasa sehari-hari yang hits dan hilangnya norma etika serta kesopanan dalam berkomunikasi. Etika komunikasi dapat dipelajari dengan memiliki pemahaman tata bahasa yang baik, pendidikan etika sejak dini, belajar memahami, dan membatasi rasa ingin tahu tentang privasi orang lain. Kebebasan di dalam media sosial bukanlah kebebasan tanpa batas, namun sebaliknya, perlu tetap memperhatikan nilai, norma, dan aturan kemanusiaan layaknya berinteraksi di dunia nyata (Besley, 2022).
Menurut (Turnip & Siahaan, 2021) perkembangan media sosial sangat berpengaruh bagi perilaku masyarakat. Seperti masyarakat saat ini beranggapan bahwa transaksi online lebih mudah dan praktis dilakukan karena tidak keluar dari rumah, namun barang yang dibutuhkan sampai. Saat ini transaksi atau belanja online dilakukan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Saat ini masyarakat banyak yang antusias untuk membeli barang-barang kebutuhan melalui situs online dikarenakan terdapat banyak voucher dan diskon gratis ongkir. Perkembangan teknologi di media sosial menjadikan peluang usaha yang menjanjikan sehingga meningkatkan perekonomian pedagang jika bergabung di situs online karena masyarkat luas akan mengenal produk yang kita jual. Dengan adanya media online ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan berbagai aktifitas ekonomi khususnya bagi pedagang. Contoh situs online yang mudah dan dijadikan sebagai lapak penjualan seperti shopee, tokopedia, lazada dan lain sebagainya.
ISI
Saat ini zaman dengan teknologi semakin berkembang pesat, terutama di sosial media karena menjadikan kebutuhan penting bagi banyak orang. Tak jarang kita selalu terhubung dengan dunia luar seperti kerabat, relasi, ataupun orang yang belum dikenal melalui media sosial. Pada media sosial interaksi yang dilakukan, harus memperhatikan etika dan aturan karena ini sangat penting agar segala aktivitas kita di media sosial tidak berdampak buruk dalam kehidupan kita, baik kehidupan secara langsung maupun tidak langsung. Interaksi di media sosial menjadikan kita mendapatkan keuntungan-keuntungan seperti, memperluas relasi pertemanan dan mempermudah berbelanja melalui situs online. Namun jika kita menyalah gunakannya maka mengakibatkan kerugian seperti cacian dari netizen dan terbongkarnya data atau privasi diri yang ada di dalam media sosial.
Menurut (Vardhani & Tyas, 2018) komunikasi merupakan suatu prosess dimana dua orang atau lebih yang melakukn pertukaran informasi dengan satu sama lain. Dalam proses komunikasi, komunikator menyampaikan pesan kepada komunikan dengan tujuan agar komunikan mengerti dengan maksud komunikator tersebut. Dengan ini tujuan komunikasi adalah menciptakan kesamaan pemahaman atau mengubah presepsi dan perilaku. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi untuk mencapai komunikasi yang efektif. Strategi komunikasi merupakan kombinasi dan rencana komunikasi untuk mencapai suatu tujuan, strategi ini diperlukan guna untuk meminimalisir kemungkinan miskomunikasi. Hal yang paling utama dalam berkomunikasi bukan hanya apa yang diungkapkan, tetapi juga pada sifat dan cara kita menyampaikan serta menerima informasi. Komunikasi perlu dibangun dari diri kita sebagai dasar yang kokoh.
Dalam media sosial, komunikasi bermanfaat sebagai proses penyampaian pikiran atau perasaan seseorang kepada orang lain. Dengan ini media sosial memiliki makna yaitu media yang memungkinkan pengguna berinteraksi, bekerja sama, berbagi, serta berkomunikasi dengan pengguna lain yang berbentuk ikatan sosial secara virtual (Nasrullah, 2015). Media sosial memudahkan manusia dalam menerima informasi dan berita dari berbagai penjuru dunia, salah satu sosial media yang dapat diakses oleh semua kalangan masyarakat seperti youtube, tiktok, instagram, dan lainnya. Di dalam media sosial terdapat etika komunikasi seperti di media digital yang memiliki tujuan untuk menjaga komunikasi dalam media digital agar dilakukan dengan tanggung jawab dan beretika. Etika komunikasi dalam media digital mencakup beberapa aspek yaitu meliputi keadilan, kebenaran, dan klarifikasi informasi (Siregar et al., 2024).
Adanya media sosial dapat mempercepat kemajuan di berbagai bidang dan sektor, salah satunya adalah ekonomi. Oleh karena itu, tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan ini dapat memengaruhi sikap dan tindakan pengguna media sosial saat melakukan transaksi di sektor ekonomi. Saat ini, sebagian besar transaksi yang dilakukan oleh masyarakat adalah secara online mereka cenderung berpendapat bahwa berbelanja online itu lebih praktis dan mudah. Transaksi online berdampak pada perekonomian digital yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam hal transaksi online. Kemajuan teknologi dalam aspek ekonomi digital tidak dapat dipisahkan dari dampak perkembangan teknologi yang lebih luas. Dengan adanya inovasi teknologi, banyak kegiatan penjualan yang dilakukan melalui media sosial, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses (Arifatul et al., 2022).
Media sosial memengaruhi berbagai sektor ekonomi secara langsung maupun tidak langsung, perannya dalam ekonomi sangat penting. Berikut ini adalah beberapa cara media sosial berdampak positif pada ekonomi: 1)Meningkatkan Peluang Bisnis dan Pemasaran Media Sosial, memungkinkan bisnis untuk mempromosikan barang dan jasa mereka dengan biaya yang lebih rendah daripada iklan tradisional. Platformnya seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan Shopee memungkinkan perusahaan untuk menjangkau audiens di seluruh dunia dengan menggunakan iklan diposting oleh pengguna. 2)Transformasi Model Bisnis dan E-commerce, integrasi media sosial telah mendorong banyak perusahaan untuk beralih ke model e-commerce sosial, di mana mereka menjual produk secara langsung melalui platform media sosial misalnya, platform memiliki fitur belanja yang memungkinkan pengguna membeli produk secara langsung dari aplikasi tanpa meninggalkan platform tersebut. 3)Meningkatkan Akses ke Informasi Ekonomi, media sosial sebagai alat penting untuk berbagi informasi ekonomi. Para ahli, analis, dan pengusaha dapat bertukar data dan wawasan tentang tren pasar dan kondisi ekonomi global. Kondisi ini dapat memengaruhi kebijakan ekonomi, pengelolaan keuangan, dan keputusan investasi.
Meskipun media sosial dapat membantu pertumbuhan ekonomi, mereka juga memiliki dampak negatif. Berikut adalah beberapa dampak negatif media sosial terhadap ekonomi: 1)Meningkatkan Ketidaksetaraan Ekonomi, media sosial dapat memperburuk ketidaksetaraan ekonomi antara orang atau perusahaan yang memiliki kemampuan untuk menggunakan teknologi dan yang tidak. Bisnis kecil atau orang-orang yang kurang kreatif dapat tertinggal, sementara perusahaan besar dan mereka yang memiliki dana untuk beriklan atau berinvestasi dalam strategi media sosial cenderung mendapatkan keuntungan yang lebih besar. 2)Pengaruh Negatif terhadap Bisnis Tradisional, media sosial dapat mengubah sektor ekonomi tradisional secara besar-besaran, terutama bagi bisnis yang kesulitan menyesuaikan diri dengan tren digital. Perusahaan yang menggunakan strategi pemasaran tradisional mungkin kesulitan bersaing dengan perusahaan yang sudah memanfaatkan media sosial sepenuhnya. 3)Pengaruh terhadap Kesehatan Mental, meskipun tidak berdampak langsung pada ekonomi secara keseluruhan, pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental seseorang dapat berdampak tidak langsung pada produktivitas ekonomi. Seperti stres dan kecemasan, tekanan untuk tampil sempurna dan mengikuti tren di media sosial dapat menyebabkan stres dan kecemasan, yang dapat memengaruhi produktivitas kerja dan keuangan
Dengan ini seharusnya individu, perusahaan, dan pemerintah dapat mengatasi dampak negatif media sosial terhadap ekonomi, yaitu dengan beberapa cara: 1)Meningkatkan pengetahuan digital tentang penggunaan media sosial yang bijak sangat penting untuk mencegah penipuan, ketidaksetaraan informasi, dan keputusan ekonomi yang buruk. 2)Membantu Bisnis Beradaptasi dengan Teknologi, bisnis yang belum akrab dengan media sosial harus dibantu dengan pelatihan dan sumber daya digital. Dengan Menyediakan Program Pelatihan untuk UKM, Pemerintah dapat menyediakan program pelatihan khusus untuk membantu usaha kecil dan menengah (UKM) mempelajari cara menggunakan media sosial dan bagaimana menggunakannya untuk mengembangkan bisnis mereka. 3) Perlindungan Terhadap Kesehatan Mental Pengguna, mencegah dampak negatif media sosial terhadap kesehatan mental penting untuk menjaga produktivitas dan kesejahteraan individu. Seperti adanya fitur pembatasan waktu di media sosial, bisa mengimplementasikan fitur untuk membatasi waktu yang dihabiskan pengguna di stage. Misalnya, memberi peringatan setelah beberapa lama penggunaan atau menawarkan mode fokus untuk mengurangi gangguan.
KESIMPULAN DAN SARAN
Media sosial saat ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan digital masyarakat, memberikan kemudahan untuk berkomunikasi serta berbagi informasi. Namun, fenomena ini juga menghadirkan tantangan berkaitan dengan etika komunikasi, terutama mengenai penyebaran informasi yang akurat, perlindungan privasi, dan menghormati terhadap perbedaan pendapat. Etika komunikasi di platform digital sangat penting untuk menciptakan ruang komunikasi yang sehat, aman, dan produktif. Pengguna media sosial perlu lebih berhati-hati dalam menggunakan platform ini, dengan memperhatikan sikap saling menghormati, bertanggung jawab, dan menjaga sikap saat berinteraksi. Oleh karena itu, untuk membangun ekosistem digital yang baik, dibutuhkan kesadaran bersama akan pentingnya etika komunikasi yang baik dalam setiap interaksi online.
Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, terutama dalam bidang komunikasi dan ekonomi. Di satu sisi, media sosial mempermudah komunikasi antar individu, memperluas jaringan pertemanan, dan membuka peluang bagi perkembangan bisnis melalui pemasaran digital dan e-commerce. Dengan menggunakan media sosial secara bijak, individu dapat memperoleh banyak keuntungan, seperti mengakses informasi, belajar hal baru, dan memanfaatkan peluang bisnis. Namun, di sisi lain, penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat membawa dampak negatif. Penyalahgunaan media sosial bisa menyebabkan kerugian, seperti cacian netizen, pelanggaran privasi, dan penyebaran informasi yang tidak benar. Dalam konteks ekonomi, dampak negatif media sosial termasuk peningkatan ketidaksetaraan ekonomi, mengubah pola bisnis tradisional, dan pengaruh buruk terhadap kesehatan mental yang akhirnya memengaruhi produktivitas ekonomi.
Untuk mengatasi dampak negatif ini, diperlukan langkah-langkah yang melibatkan individu, perusahaan, dan pemerintah. Beberapa solusi yang dapat diterapkan antara lain meningkatkan literasi digital agar pengguna media sosial lebih bijak dalam memanfaatkannya, membantu bisnis kecil untuk beradaptasi dengan teknologi digital, serta memberikan perlindungan terhadap kesehatan mental pengguna. Pemerintah dan platform media sosial juga harus berperan dalam menyediakan pelatihan digital dan fitur untuk melindungi pengguna dari dampak buruk, seperti kecanduan dan pengaruh negatif terhadap kesehatan mental. Secara keseluruhan, meskipun media sosial memberikan dampak besar terhadap perkembangan ekonomi, baik positif maupun negatif, penggunaan yang bijak dan terkontrol dapat memaksimalkan manfaatnya dan meminimalkan kerugiannya. Dengan pendekatan yang tepat, media sosial dapat terus menjadi alat yang bermanfaat dalam mempercepat kemajuan ekonomi dan sosial, sambil menjaga keseimbangan antara kebebasan computerized dan etika komunikasi.
DAFTAR PUSTAKA
Arifatul, H., Yanti, N. P., Sari, S., & Lestari, W. D. (2022). Pengaruh Media Sosial Dalam Transaksi Jual Beli Di Era Digital. Journal Beauty and Cosmetology (JBC), 4(1), 1–5.
Besley. (2022). Etika Komunikasi Dalam Media Sosial.
Effendy. (2019). Manfaat Media Sosial Untuk Komunikasi.
Nasrullah. (2015). Pemanfaatan Media Sosial Untuk Efektifitas Komunikasi. Jurnal Keindonesiaan, 1, 71–82. https://doi.org/10.52738/pjk.v2i1.102
Siregar, A. R., Harahap, A., & Nasution, M. S. (2024). Etika Komunikasi Media Digital di Era Post-Truth. 5(1), 39–53.
Turnip, E. Y., & Siahaan, C. (2021). Etika Berkomunikasi Dalam Era Media Digital. Jurnal Intelektiva, 3(4), 38–45.
Vardhani, N. K., & Tyas, A. S. P. (2018). Strategi Komunikasi Dalam Interaksi Dengan Mahasiswa Pertukaran Asing. Jurnal Gama Societa, 2(1), 9–16. https://doi.org/10.22146/jgs.40424
Komentar
Posting Komentar