ANALISIS PENTINGNYA ETIKA BISNIS DALAM PELAYANAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN
ANALISIS PENTINGNYA ETIKA BISNIS DALAM PELAYANAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN
Nirmala Himmatul Husna (235211199)
PENDAHULUAN
Pada hakikatnya setiap menusia diwajibkan untuk berperilaku baik dalam menjalani segala urusan dengan sesamanya. Perilaku inilah yang kerap kali disebut dengan etika. Penerapan etika bukan sekedar harus di terapkan dalam bidang ibadah, namun penerapan etika ini juga dapat diterapkan pada saat berhubungan dengan sesama, termasuk pada bidang bisnis atau perdagangan. Dalam suatu aktivitas perdagangan peneraapan etika menjadi hal yang seharusnya diperhatikan, diantaranya yaitu menganai perilaku atau etika bisnis khususnya penerapan etika bisnis dalam agama Islam (Jamaludin & Nursakinah, 2022)
Namun faktanya, sering kali para pedagang lebih cenderung berfokus pada pemaksimalan dalam mencari profit sebesar-besarnya semata dan lebih mengarah pada kepentingan satu pihak. Para pedagang melaksanakan aktivitas perdagangan tanpa memperhatikan syariat islam dan etika yang seharusnya penting sebagai landasan untuk melakukan proses perdagangan tersebut. Nilai-nilai keislaman yang seharusnya menjadi hal yang penting kerap kali dilupakan oleh para pedagang.
Pedagang lebih cenderung banyak meninggalkan nilai-nilai atau etika keislaman terutama dalam dunia perdagangan. Oleh karena itu, berdasarkan latar belakang yang telah diketahui, maka dilakukan study literature mengenai etika bisnis. Untuk mencapai kepuasan konsumen yang tinggi, maka para pelaku bisnis harus berusaha untuk memberikan pelayanan kepada konsumen yang tentunya dengan didampingi dengan penerapan etika bisnis islam. Karena, konsumen akan merasa mempunyai nilai yang lebih dari yang diharapkan ketika kualitas pelayanan yang diberikan sesuai dengan apa yang diharapkan (Umar Dani, Sahrul Gunawan, 2024)
Essai ini ditulis dengan tujuan untuk mengeksplorasi mengenai analisis pentingnya etika bisnis dalam pelayanan serta pengaruhnya terhadap kepuasan konsumen. Penulisan essai ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur. Data diambil dari sumber yang relevan dalam lima tahun terakhir dan dikumpulkan, kemudian data dianalisis dengan metode sintesis naratif untuk mengidentifikasi tema utama.
PEMBAHASAN
Eika bisnis merupakan aturan-aturan yang diterapkan oleh pelaku bisnis dalam aktivitas bisnisnya bisnisnya. Etika bisnis ini juga memiliki fungsi sebagai penolongb terhadap pelaku bisnis untuk menghindari masalah etika dalam pelaksanaan bisnisnya. Etika bisnis merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi konsumen. Dengan adanya etika bisnis ini maka tidak ada pihak yang akan merasa dirugikan, sebab dalam etika bisnis tersebut sudah ada peraturan yang dibuat untuk mengatur bagaimana dalam melakukan bisnis dengan baik (Vera Maria & Arfan Maulana, 2022)
Salah satu faktor penentu dalam keberhasilan sebuah usaha adalah kepuasan konsumen. Oleh karena itu, pelaku bisnis seharusnya memperhatikan antara harapan yang diharapkan oleh konsumen dengan produk maupun jasa yang diberikan. Sedangkan menurut (P. & G. A. Kotler, 2014) kepuasan konsumen dapat didefinisikan sebagai perasaan senang atau kecewa yang timbul setelah menilai kesesuaian antara produk yang diharapkan terhadap hasil dari produk yang diharapkan (Kualitas et al., 2022)
Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa apabila pelayanan yang diberikan tidak sesuai dengan harapan konsumen, maka kemungkinan konsumen tersebut akan merasa kurang atau bahkan tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan dan berujung kecewa, namun apabila kinerja sesuai dengan harapan maka kemungkinan konsumen akan merasa senang dan lebih puas. Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa ada keterkaitan antara etika dan kepuasan konsumen.
Ada beberapa etika dalam berbisnis yang dapat diterapkan dalam melayani konsumen salah satunya yaitu kejujuran. Kejujuran merupakan komponen yang sangat erat dengan etika, karena kejujuran ini merupakan kunci utama dalam segala aktivitas dalam kehidupan termasuk juga dalam dunia bisnis. Dalam melakukan aktivitas bisnis, seorang yang menerapkan etika akan selalu memprioritaskan kejujuran. Hal ini dilakukan karena kejujuran akan berpengaruh pada kepuasan konsumen, pada umumnya konsumen akan merasa puas jika pelayanan menerapkan etika jujur.
Selain itu keadilan juga menjadi salah satu etika yang dapat ditetarapkan dalam berbisnis. Adil berarti meletakkan sesuatu sesuai pada tempatnya secara proporsional. Dalam melakukan aktivitas bisnis, tentunya sikap adil ini perlu diterapkan, karena apabila seorang pelaku bisnis tidak menerapkan sikap adil, maka dapat dikatakan bahwa pelaku bisnis tersebut telah melakukan perbuatan yang merugikan terhadap konsumennya. Tentunya hal ini juga dapat mengurangi rasa kepuasan konsumen terhadap pelayanan yang diberikan.
Etika berikutnya yang dapat diterapkan dalam berbisnis yaitu menjual barang dengan dalam kondisi yang baik. Seorang pelaku bisnis yang beretika tentunya akan memperhatikan barang dagangannya sebelum sampai ke tangan konsumen. tujuan dari penerapan etika tersebut yaitu untuk menjaga kemaslahatan bagi pihak penjual maupun pihak kosumen. Hal ini akan menjadikan para konsumen merasa lebih puas dan loyal, dan pihak penjual juga tidak akan mengalami kerugian apapun.
Sebagaimana yang telah diketahui, ada beberapa etika yang dapat diterapkan dalam melayani konsumen dan tentunya masih banyak lagi etika yang dapat diterapkan dalam melakukan pelayanan terhadap konsumen seperti prinsip amanah, sederhana, menghormati konsumen, dan lain sebagainya. Dengan menerapkan etika-etika tersebut diharapkan dapat menambah kepuasan konsumen terhadap pelayanan yang diberikan dan semakin banyak nilai-nilai yang diterapkan maka dampak positif seperti kepuasan konsumen juga akan meningkat.
Apabila terjadi peningkatan kepuasan konsumen dalam suatu aktivitas bisnis, maka perusahaan akan mendapatkan keuntungan seperti loyalitas dan kesetiaan konsumen. Konsumen dapat meningkatkan komunikasi positif terhadap konsumen yang lain. Pada saat konsumen merasa puas dengan pelayanan, maka tidak menutup kemungkinan akan menjadikan konsumen untuk lebih sering membeli dan merekomendasikan kepada pelanggan potensial sehingga keuntungan yang di dapat juga akan semakin besar (Denni et al., 2022)
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Dari penulisan essai ini, dapat disimpulkan bahwa etika dalam pelayanan cukup berpengaruh terhadap konsumen. Untuk menjaga kepuasan konsumen perusahaan harus lebih meningkatkan penerapan etika bisnis dan kualitas pelayanan terhadap seluruh konsumen. Karena kepuasan konsumen merupakan salah satu hal yang penting dan perlu diprioritaskan dalam suatu bisnis.
Bagaimanapun, penulisan essai ini maupun essai-essai sebelumnya menghimbau para peneliti untuk lebih berhati-hati dalam menganalilis pentingnya penerapan etika bisnis dalam pelayanan. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk lebih mengeksplorasi dampak jangka panjang dari digitalisasi terhadap factor yang mempengaruhi kepuasan konsumen melalui studi longitudinal.
DAFTAR PUSTAKA
Denni, D., Robin, R., Irwadi, I., Hendy, H., & Victor, V. (2022). Pengaruh Etika Bisnis Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Pt Rolimex Medan. Sebatik, 26(1), 231–238. https://doi.org/10.46984/sebatik.v26i1.1839
Jamaludin, N., & Nursakinah, Y. (2022). ETIKA BISNIS SYARIAH : STUDI KASUS PADA WARUNG. 13(1).
Kualitas, P., Dan, L., Terhadap, H., Pada, P., Studi, G., & Kecamatan, W. (2022). Pengaruh Kualitas Layanan Dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Grabfood (Studi Wilayah Kecamatan Setiabudi). Jurnal Ilmiah M-Progress, 12(1), 70–83. https://doi.org/10.35968/m-pu.v12i1.867
Umar Dani , Sahrul Gunawan, S. (2024). PENERAPAN ETIKA BISNIS BAGI PEDAGANG MUSLIM DALAM PERSAINGAN USAHA Umar Dani , Sahrul Gunawan , Sirajuddin Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Email : sgunawan887@gmail.com Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah di dalam aktivitas perdaga. 3(1), 167–177.
Vera Maria, & Arfan Maulana. (2022). Etika Bisnis Di Era Digital Dan Dunia It (Informasi Dan Teknologi) Dalam Perusahaan Pt. Indofood Tbk. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(3), 1211–1218. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i3.4193
Komentar
Posting Komentar