ANTARA KEBEBASAN BEREKSPRESI DAN TANGGUNG JAWAB DI MEDIA SOSIAL


Antara Kebebasan Berekpresi dan Tanggung Jawab di Media Sosial

Oleh: Mutiara Rivadina 

Komunikasi digital dapat didefinisikan sebagai proses pemindahan pesan atau informasi dari satu komunikator ke komunikator lainnya dengan menggunakan platform digital. Karakteristik komunikasi digital tidak sama dengan cara komunikasi yang biasa digunakan sebelumnya. Komunikasi digital terasa lebih cepat dan lebih nyaman. Tak hanya itu, beragam fitur teknologi tersebut memungkinkan pesan untuk dikemas dan disampaikan dengan lebih efisien. Dengan cara yang unik dan memikat, tercipta komunikasi digital yang menarik.

Alasan mengapa pesan digital dapat diterima dengan baik oleh penerimanya adalah karena tingginya daya tarik komunikasi melalui platform digital. Luasnya jangkauan respon juga dipengaruhi oleh luasnya jangkauan komunikasi telekomunikasi, serta faktor waktu dan lokasi yang dapat diabaikan sehingga memudahkan koresponden dan komunikator untuk berbicara atau mengirim pesan dalam jarak jauh. Dengan komunikasi digital, pesan dapat diakses segera atau pada waktu yang berbeda dari saat koresponden mengirimkan pesan. Dengan kata lain, komunikasi digital berbeda dengan komunikasi tradisional karena dapat diakses dan ditransmisikan dalam berbagai cara. (Susila, 2023)

Komunikasi digital melibatkan interaksi melalui berbagai platform media sosial, pesan instan seperti email, dan aplikasi lainnya yang memungkinkan setiap individu untuk saling memberi informasi, bertukar ide, dan berinteraksi secara personal. Adanya media komunikasi digital memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk bebas mengekspresikan diri tanpa terikat oleh batasan fisik atau ruang. Akan tetapi, kebebasan ini membawa tantangan terutama dalam hal bertanggung jawab, karena setiap individu dapat berbicara tanpa adanya pengawasan yang seringkali menyebabkan adanya penyebaran informasi palsu (hoaks), ujaran kebencian, atau bahkan pelanggaran privasi. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab di ranah digital.

Menurut Komnas HAM, kebebasan berekspresi adalah elemen yang sangat penting dalam sistem demokrasi. Setiap individu berhak untuk mengungkapkan pendapat mereka secara bebas dan terlibat dalam diskusi tanpa adanya pembatasan fisik melalui kebebasan berekspresi. Meskipun kebebasan berekspresi merupakan hak dasar setiap orang, hak ini tidak bersifat absolut. Kebebasan berekspresi seseorang harus tunduk pada hak-hak orang lain. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan nilai-nilai lain yang ada di dalam masyarakat menjadi sangat krusial. Kebebasan berekspresi merupakan hak asasi manusia yang fundamental, sebagaimana dinyatakan dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. (Nancy, 2023)

Di balik kenyamanan dan kemudahan yang ditawarkan, media sosial memiliki sifat yang sangat terbuka yang bisa menjadi berbahaya jika tidak digunakan dengan hati-hati. Beberapa tantangan utama yang biasa terjadi di media sosial adalah penyebaran informasi palsu (hoaks), ujaran kebencian, dan pelanggaran privasi. Dengan semakin berkembangnya aplikasi dan media sosial seperti Facebook, Instagram, X, TikTok, serta berbagai platform lainnya, hal ini menuntut individu untuk lebih kritis dalam menilai informasi yang mereka temui di media sosial dan memastikan bahwa sumber informasi tersebut aman serta dapat dipercaya. Juga menjaga privasi dan data-data yang dimiliki agar tidak tersebar dan disalahgunakan oleh individu yang memanfaatkan celah tersebut. (Rebecca, 2023)

Nichols (2017) menekankan pentingnya tanggung jawab dalam penyebaran informasi di era digital, terutama dalam menghadapi tantangan mengelola informasi di media sosial. Individu harus menjadi konsumen informasi yang kritis, meningkatkan literasi media, dan memahami implikasi etis penyebaran informasi serta mampu mengidentifikasi sumber yang terpercaya.

Pariser (2011) berpendapat bahwa platform media sosial memiliki peran penting dalam regulasi penyebaran informasi. Transparansi dalam penggunaan algoritma penting untuk mencegah "filter bubble" dan penyajian informasi yang seimbang. Platform juga harus bertanggung jawab dalam mengidentifikasi dan menghapus konten palsu atau berbahaya. Individu dapat membantu dengan meningkatkan literasi media dan digital untuk membuat keputusan yang lebih baik dan menyaring informasi yang lebih valid. (Andzani & Sitorus, 2023)

Perlu diingat bahwa komunikasi digital memiliki ruang yang besar untuk mengungkapkan pendapat, menyebarkan informasi, dan memperluas jaringan sosial. Tetapi, bersamaan dengan kebebasan yang luas ini, juga hadir tanggung jawab yang sama pentingnya. Menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab dalam berkomunikasi di platform digital merupakan hal yang penting untuk memastikan agar ruang digital tetap kondusif, bermanfaat, dan produktif. Pemerintah, platform media sosial, dan masyarakat perlu bekerjasama dalam mengatur serta memelihara etika komunikasi, meredam penyebaran informasi palsu, serta menciptakan ruang dialog yang membangun. Dengan demikian, pemanfaatan potensi komunikasi digital dapat dioptimalkan tanpa merusak prinsip-prinsip kemanusiaan yang esensial.


DAFTAR PUSTAKA

Andzani, D., & Sitorus, F. K. (2023). Plato dan Media Sosial: Etika, Pengetahuan, dan Tanggung Jawab dalam Penyebaran Informasi. Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial, 3(3), 734–738. https://www.researchgate.net/publication/375826941_Plato_dan_Media_Sosial_Etika_Pengetahuan_dan_Tanggung_Jawab_dalam_Penyebaran_Informasi

Nancy, Y. (2023). Mengapa Kebebasan Berekspresi Menjadi Hal yang Penting? Tirto.Id. https://tirto.id/mengapa-kebebasan-berekspresi-menjadi-hal-yang-penting-gPXq

Rebecca, V. (2023). Media Sosial: Kekuatan dan Tantangan di Era Digital. Kumparan. https://kumparan.com/veronica-rebecca/media-sosial-kekuatan-dan-tantangan-di-era-digital-21UB2s1bpOO/1

Susila, T. (2023). Komunikasi digital. In Buku Dosen-2009 (Issue July). http://repository.trisakti.ac.id/usaktiana/index.php/home/detail/detail_koleksi/0/BDS/judul/00000000000000084311/


Komentar

Postingan populer dari blog ini

E-Commerce Syariah Sebagai Implementasi Nyata Etika Bisnis Islam dalam Dunia Digital

ESG dalam Perspektif Islam : Jalan Menuju Bisnis yang Etis dan Berdaya Guna

Transformasi Bisnis dalam Era Digital: Mewujudkan Platform Syariah untuk Masa Depan yang Berkelanjutan