Dampak Negatif Media Sosial Terhadap Etika Berkomunikasi
Dampak Negatif Media Sosial Terhadap Etika Berkomunikasi
Oleh : Irsyadiyatus Sabrina
NIM 235211040
MANAJEMEN BISNIS SYARI’AH
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN MAS SAID SURAKARTA
PENDAHULUAN
Di zaman sekarang yang makin maju dan berkembang ini teknologi dan media sosial sangatlah dibutuhkan dalam kehidupan. Teknologi dan media sosial memiliki peran penting bagi masyarakat di berbagai kalangan mulai dari kalangan anak-anak, remaja maupun orang dewasa. Media sosial adalah platform digital atau media online yang memudahakn seseorang dalam berinteraksi dengan mudah dari jarak yang jauh, mengetahui informasi dengan cepat,berbagi momen dan menciptakan berbagai konten secara online. Di dalam media sosial ini memfasilitasi komunikasi dua arah dan membangun jaringan sosial diantara individu dan kelompok tanpa adanya batasan waktu dan tempat. Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content”. Di dalam media sosia jugal di sediakan berbagai macam fasilitas yang bisa di pilih oleh pengguna media sosial,seperti Facebook, Twitter, Instagram, Whatsaap, Tiktok, YouTube dan lain sebagainya yang mana setiap fasilitas ini memiliki manfaat yang berbeda beda.
Kehadiran teknologi dan media sosial di kalangan masyarakat memberikan banyak manfaat dan juga berperan penting dalam kehidupan masyarakat. Jika media sosial ini digunakan dengan cara yang baik dan bijak maka akan banyak memberikan manfaat dan dampak positif bagi penggunanya, Namun dari banyaknya manfaat dan dampak positif yang di dapatkan dari media sosial ini juga terdapat dampak negatif jika media sosial di salah gunakan oleh para penggunanya, terutama dampak negatif dalam etika berkomunikasi. Dampak negatif dari media sosial menyebabkan penurunan kualitas komunikasi tidak hanya memengaruhi hubungan interpersonal tetapi juga memengaruhi perubahan praktik komunikasi di seluruh masyarakat. contoh pengaruh negatif media sosial terhadap etika komunikasi yang sering terjadi yaitu seperti, Kehilangan kesoponan dalam berkomunikasi, Kurangnya empati dalam berkomunikasi, Normalisasi penyebaran informasi palsu (Hoaks),dan pelanggaran privasi seseorang. Media mempunyai kecenderungan untuk menyajikan,menampilkan suatu aspek tertentu , namun aspek tertentu tersebut belum tentu merupakan aspek mutlak. Kebebasan tersebut harus didukung oleh tanggung jawab yang kuat.tanggung jawab yang kuat juga perlu menggunakan etika ketika berkomunikasi . (Nurhajati & Keliat, 2016) Carrie. Etika merupakan prinsip-prinsip moral yang mengatur baik atau buruknya perilaku seseorang dan salah atau benarnya tindakan seseorang.Etika dapat membantu Individu dan masyarakat dalam menetapkan standar perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai moralitas seseorang. Menurut Haryatmoko (Maulinda & Suyatno, 2016), etika berasal dari kata “ ethikus ”. Dalam bahasa Yunani , ethicos mengacu pada kepatuhan terhadap peraturan, hukum , dan adat istiadat , serta ukuran -ukuran baik dan buruknya tingkah laku manusia. terlibat dalam interaksi sosial dengan orang lain , baik individu maupun kelompok .Komunikasi merupakan proses menyampaikan atau pertukaran pesan, informasi,ide atau pikiran yang dilakukan antara individu atau kelompok dalam mengirim dan menerima informasi untuk mencapai pemahaman bersama melalui berbagai saluran atau media. Komunikasi dapat dilakukan secara verbal (lisan atau tulisan) atau nonverbal (melalui ekspresi dan gerak tubuh) dan dalam berkomunikasi terdapat beberapa unsur-unsur yang penting seperti pengiriman,pesan, saluran, penerimaan dan umpan balik.
Menurut Suseno ( Maulinda & Suyatno, 2016 ) etika komunikasi adalah suatu norma, suatu nilai, atau ukuran seberapa baik orang berkomunikasi dalam suatu komunitas tertentu. Dengan kata lain,etika adalah cabang ilmu pengetahuan yang menguji kepekaan moral seseorang. Etika komunikasi adalah sebuah prinsip atau pedoman moral yang mengatur interaksi antar individu saat bertindak atau berbicara dengan orang lain saat menyampaikan pesan atau informasi,baik secara langsung maupun melalui media.Komunikasi yang baik itu dengan menerapkan etika dalam berkomunikasi dengan cara yang jujur,sopan,dan bertanggung jawab,dengan menerapkan etika dalam berkomunikasi interaksi akan lebih efektif, harmonis dan saling menghormati diantara pihak yang terlibat sehingga mencegah terjadinya kesalah fahaman atau konflik.
ISI
Pada era sekarang,dimana zaman sudah semakin berkembang pesat terutama pada media sosial. Media sosial saat ini menjadi bagian yang sangat penting di dalam kehidupan semua orang di seluruh dunia. Susanto ( 2017 ) menegaskan bahwa pengguna media sosial memiliki kemampuan untuk memberikan interaksi , kapasitas untuk menemukan informasi yang dibutuhkan, dan kemampuan untuk menganalisis informasi sesuai dengan yang diinginka. Karakteristik media sosial adalah bersifat partisipatif dan interaktif , artinya penggunaannya dalam proses komunikasi dapat Sangat penting juga bagi penggunaan,media sosial digunakan untuk lebih konstruktif dan bermanfaat dengan dilakukan secara efektif dan efisien.Dengan demikian, pengguna tidak hanya menjadi penerima tetapi juga produsen informasi, yang berkontribusi pada perubahan perilaku dan sikap dalam berkomunikasi di era digital. Dengan adanya media sosial semua orang bisa dengan mudah berinteraksi dengan banyak orang baik itu keluarga jauh, maupun orang yang baru dikenal tanpa terhalang oleh jarak dan waktu sehingga dengan adanya media sosial kita dapat dengan mudah memperluas relasi dan pergaulan dengan banyak orang,kita juga bisa mendapatkan informasi dan menyebarkan informasi dengan cepat,dan kita bisa mendapatkan ilmu-ilmu baru dari media sosial yang memudahkan kita dalam belajar dan menambah wawasan. Namun dalam bermedia sosial dapat mempengaruhi opini masyarakat dalam bersosialisasi. dalam bermedia sosial juga tidak ada batasan waktu atau ruang,kita dapat berkomunikasi kapanpun dan dimanapun yang kita mau. Saat menggunakan media sosial seakan membuat kita semakin ketagihan,setiap hari membuka media sosial,bahkan hampir setiap 24 jam kita menggunakan media sosial .Dengan hadirnya media sosial sebagai teknologi baru, tentu saja cara hidup manusia juga akan mengalami banyak perubahan. Media sosial mempunyai dampak yang signifikan terhadap kehidupan sehari-hari setiap orang . media sosial memiliki banyak sekali dampak negatif,dampak negatifnya seperti perubahan yang terjadi pada hubungan sosial (social connections) atau perubahan yang mempengaruhi keseimbangan ( balance ) dalam hubungan sosial dan berbagai macam perubahan yang terjadi pada organisasi-organisasi yang mendukung komunitas dalam suatu masyarakat tertentu .perubahan ini mempengaruhi sosial masyarakat pada nilai-nilai, sikap , dan pola perilaku antar kelompok masyarakat yang tidak sesuai dengan norma dan etika yang berlaku.
Perlu kita tahu bahwa menggunakan media sosial harus sesuai dengan Etika dan norma yang ada,dengan menerapkan Etika dalam bermedia sosial tidak akan terjadi konflik dan perselisihan yang akan melanggar norma-norma dalam berinteraksi atau berkomunikasi di media sosial.Etika Sangat penting juga bagi penggunaan media sosial untuk lebih konstruktif dan bermanfaat (Rawanoko et al ., 2021). Manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain.sebagai mahluk sosial, manusia tidak bisa hidup tanpa berkomunikasi,karena di dalam kehidupan sehari-hari komunikasi digunakan untuk menyampaikan pesan, informasi, pemikiran dan alat untuk menjalin hubungan dan untuk menyelesaikan permasalah atau konflik yang terjadi dalam kehidupan makhluk sosial. Komunikasi yang baik dan sehat harus sesuai dengan prinsip-prinsip Etika yang ada,karena dalam berkomunikasi Etika memiliki peran yang penting mencakup kejujuran, penghormatan, tanggung jawab,dan kesoponan dan ini akan membangun hubungan saling percaya satu sama lain dan akan menciptakan keharmonisan. Ketika dalam berkomunikasi menerapkan etika akan cenderung lebih terbuka dan mendengarkan dengan empati sehingga akan tercipta lingkungan yang damai tanpa terjadi kesalahpahaman dan konflik antar sesama yang dapat memperkuat hubungan antar individu.
Setiap komunikasi membutuhkan etika.karena hampir setiap komunikasi mempunyai konsekuensi bagi orang lain (Rianto, 2019a). Akibatnya , makin banyak akibat yang dipicu oleh komunikasi , makin besar pula etisnya .Ini yang akan mendorong tuntutan tuntutan etika komunikasi untuk menggunakan prinsip prinsip berkomunikasi yang jika di terapkan dalam berkomunikasi akan menciptakan lingkungan digital yang baik dan positif. terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam berkomunikasi yaitu :
Kejujuran : Menyampaikan informasi yang akurat dengan jujur tanpa menyembunyikan fakta.
Kesopanan : Berbahasa yang sopan dan menghormati orang lain.
Tanggung Jawab : Bertanggung Jawab atas informasi yang telah disebarluaskan.
Penghormatan : Menghargai perbedaan sesama
Empati : Memahami sudut pandang orang lain saat berkomunikasi.
contoh penerapan Etika berkomunikasi :
Menghormati privasi orang lain : Membagikan informasi pribadi orang harus dengan izin orang yang bersangkutan,hindari menyebarkan informasi pribadi orang lain tanpa izin orang yang bersangkutan.
Membagikan Informasi yang benar : Memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya,terutama informasi atau berita isi yang sensitif,jika membagikan informasi sertakan sumber yang jelas.
Menggunakan Bahasa yang sopan : Jangan berbahasa dengan kata-kata yang kasar, provokatif dan menghina,gunakan bahasa yang baik dan sopan.
Jika seseorang mampu menerapkan prinsip-prinsip ini dalam berkomunikasi di media sosial maka akan terjadi kenyamanan dan keharmonisan dalam bermedia sosial tanpa adanya konflik dan permasalahan atau perselisihan yang akan muncul.
Adanya media sosial telah mempengaruhi kehidupan manusia,banyak perubahan yang terjadi karena adanya media sosial ini terutama sikap dan perilaku masyarakat. Munculnya media sosial ini juga memberikan banyak dampak negatif dalam etika berkomunikasi. Banyak orang yang Masi kurang faham tentang etika berkomunikasi, sehingga sering mengeluarkan kata-kata negatif tanpa memikirkan perasaan orang lain yang nantinya akan menimbulkan konflik bullying. Media sosial juga sering disalah gunakan untuk menyebarkan informasi hoax yang akan merusak reputasi seseorang.Kurangnya Empa seseorang dalam bermedia sosial sehingga orang sering memberikan komentar negatif dalam bermedia sosial yang mengakibatkan munculnya emosi seseorang. Pelanggaran privasi seseorang juga sering terjadi dalam bermedia sosial, seseorang sering menyebarkan informasi pribadi orang tanpa izin ini melanggar privasi orang lain. Dampak negatif lainnya yang di akibatkan oleh media sosial Antara lain :
Media sosial menjauhkan orang-orang yang sudah dekat dan sebaliknya. Orang yang aktif di media sosial lebih mungkin memengaruhi kehidupan sehari - hari orang lain,biasanya cenderung mengabaikan orang-orang yang berada di sekitar kita.
Adanya media sosial menjadikan kita semakin jarang untuk berkomunikasi secara tatap muka langsung sesama lawan biacara Karena dengan adanya media sosial sekarang begitu mudah dalam berinteraksi dengan orang lain,informasi juga semakin mudah untuk diperoleh.
Media sosial memberikan pengaruh buruk untuk kehidupan sehari-hari, karena masyarakat kurang edukasi dalam penggunakan media sosial untuk menyeleksi mana yang baik dan tidak baik,sehingga masyarakat cenderung mudah untuk terpengaruh dengan hal-hal yang tidak baik dalam bermedia sosial.
KESIMPULAN DAN SARAN
Media sosial adalah teknologi digital atau media online yang memudahakn seseorang untuk berinteraksi dengan mudah dari jarak yang jauh, mendapatkan informasi dengan cepat,berbagi momen dan menciptakan berbagai konten secara online. Di dalam media sosial ini memfasilitasi komunikasi dua arah dan membangun jaringan sosial diantara individu dan kelompok tanpa adanya batasan waktu dan tempat.
Etika merupakan prinsip-prinsip moral yang mengatur baik atau buruknya perilaku seseorang dan salah atau benarnya tindakan seseorang.Komunikasi adalah proses penyampaian dan pertukaran pesan, informasi,ide atau pikiran yang dilakukan antara individu atau kelompok dalam mengirim dan menerima informasi untuk mencapai pemahaman bersama melalui berbagai saluran atau media.Etika komunikasi adalah sebuah prinsip atau pedoman moral yang mengatur interaksi antar individu saat bertindak atau berbicara dengan orang lain saat menyampaikan pesan atau informasi,baik secara langsung maupun melalui media.
Prinsip-prinsip dalam Etika Berkomunikasi : kejujuran, kesopanan, tanggung jawab, penghormatan dan empati.contoh penerapan prinsip-prinsip dalam Etika Berkomunikasi : Menghormati privasi orang lain, Membagikan informasi yang benar,dan menggunakan bahasa yang sopan.
Dampak positif adanya media sosial semua orang bisa dengan mudah berinteraksi dengan banyak orang baik itu keluarga jauh, maupun orang yang baru dikenal tanpa terhalang oleh jarak dan waktu sehingga dengan adanya media sosial kita dapat dengan mudah memperluas relasi dan pergaulan dengan banyak orang,kita juga bisa mendapatkan informasi dan menyebarkan informasi dengan cepat,dan kita bisa mendapatkan ilmu-ilmu baru dari media sosial yang memudahkan kita dalam belajar dan menambah wawasan.
Media sosial menjadi bagian terpenting dalam kehidupan sehari-hari, namun dampak negatifnya terhadap etika berkomunikasi tidak dapat diabaikan. Penyebaran informasi yang cepat dan luas sering mengarah pada misinformasi, kebencian, dan perilaku yang tidak etis yang merusak kualitas interaksi antarindividu. Oleh sebab itu, sangat penting untuk kita lebih bijak dalam menggunakan media sosial, dengan mengedepankan nilai-nilai etika dan tanggung jawab dalam berkomunikasi. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan komunikasi yang lebih sehat dan konstruktif, yang tidak hanya menguntungkan individu, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan.
DAFTAR PUSTAKA
Kaplan, Andreas M; Michael Haenlein.2010. “Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media”. Business Horizons 53: 59:68.
Maulinda, R., & Suyatno. (2016). Etika Komunikasi dalam Menggunakan Media Sosial (Instagram). Prosiding Universitas Pamulang, 1(1). http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Proceedings/article/view/1182.
Nurhajati, L., & Keliat, C. (2016). Sikap dan Etika Pengguna Media Sosial dalam Isu Kebebasan Berekspresi. Indonesia Media Research Awards Summit (IMRAS).
Rawanoko, E. S., Komalasari, K., Al-Muchtar, S., & Bestari, P. (2021). The use of social media in ethic digital perspective. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 18(1), 148–157. https://doi.org/10.21831/jc.v18i1.40036
Rianto, P. (2019a). Filsafat dan Etika Komunikasi (firts). Universitas Islam Indonesia.
Susanto, D. (2017). Media Sosial Sebagai Pendukung Jaringan Komunikasi Politik. Jurnal ASPIKOM , 3(3), 379-398. Diakses dari https ://download .garuda .kemdikbud .go .id
Komentar
Posting Komentar