Media Sosial Dan Etika Komunikasi di Platform Digital dalam Perspektif Syariah Islam
Media Sosial Dan Etika Komunikasi di Platform Digital dalam Perspektif Syariah Islam
Disusun Oleh :
Ahmad Arief Asrori (235211229)
Di era digital ini media sosial menjadi suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan Masyarakat modern, Platform ini memfasilitasi berbagai komunikasi lintas batas geografis dan budaya, memberikan kemudahan dalam mengakses dan berbagi informasi, berdiskusi, dan menjalin hubungan antar penguna platform, tetapi kemudahan ini juga menimbulkan tantangan-tantangan baru khususnya dalam hal etika komunikasi, dalam pandangan islam mengunakan media sosial boleh-boleh saja asal harus didasarkan pada prinsip-prinsip syariah islam yang mencerminkan sikap moralitas dan dapat di pertangung jawabkan.
Prinsip Utama Etika Komunikasi dalam Islam
Etika berkomunikasi dalam islam bersumber pada ajaran Al-Qur’an dan hadis yang menekankan nilai kebenaran kesantunan dan keadilan beberapa prinsip utamanya adalah:K
- Kejujuran, allah swt memerintahkan kepada umatnya untuk mempunyai sikap jujur dalam berkata-kata, ini berarti dalam media sosial kita sebagai umat yang taat maka Ketika menyampaikan informasi harus yang benar dan menghindari penyebaran berita palsu.M
- Menghindari ghibah dan fitnah, Di dalam islam melarang yang namana ghibah (mengunjing) dan fitnah, Media sosial seringkali menjadi tempat munculnya perdebatan-perdebatan dan penyebaran informasi negatigf seperti berkomentar yang tidak pantas, saling sindir di platform media sosial hal ini sangat bertentangan dengan ajaran islam.T
- Tabayyun, Prinsip ini mengacu pada keharusan kita untuk menyaring semua informasi yang kita dapat sebelum kita mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang kita dapat sebagaimana didalam al-quran surah al-hujah ayat 6
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنْ جَاۤءَكُمْ فَاسِقٌۢ بِنَبَاٍ فَتَبَيَّنُوْٓا اَنْ تُصِيْبُوْا قَوْمًا ۢ بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوْا عَلٰى مَا فَعَلْتُمْ نٰدِمِيْنَ
Wahai orang-orang yang beriman, jika seorang fasik datang kepadamu membawa berita penting, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena ketidaktahuan(-mu) yang berakibat kamu menyesali perbuatanmu itu.
Menghormati orang lain, Di dalam islam mengajarkan tentang pentingnya menghormati dan menghargai orang lain dengan cara mengunakan kata-kata yang baik dan tidak menyingung perasaan orang lain, sikap sopan santun dan tidak saling merendahkan satu sama lain sehingga menciptakan keharmponisan dalam berkomunikasi sosial.
Cara merealisasikan Penggunaan Media Sosial Sesuai Syariah
Supaya Media Sosial digun akan sesuai dengan nilai-nilai islam beberapa hal yang dapat diterapkan sebagai berikut:
- Berbagi Hal Positif : Sebarkan konten yang bermanfaat seperti konten edukasi, informasi yang edukatif , pesan-pesan motivasi dan hal-hal yang bermanfaat lainya karena karena hal ini dapat medorong kita untuk menjadi sumber manfaat bagi orang lain.
- Menjaga Privasi : Membocorkan informasi pribadi orang lain tanpa izin dengan yang bersangkutan merupakah hal yang tercela dan melangar etika syariah hal ini dapat menimbulkan dosa karena dapat merugikan orang lain.
- Mengontrol Waktu : Sesuatu yang berlebihan adalah hal yang tidak baik, termasuk pengunaan media sosial maka kita harus pintar-pintar meyeimbangkan itu semua agar tidak mengangu kewajiban-keawjiban dalam beribadah maupun kewajiban dalam berintraksi sosial di dunia nyata.
Manfaat dan Tantangan Media Sosial
Media sosial memiliki potensi besar untuk membawa manfaat jika dipergunakan dengan benar
- Sebagai saran dakwah, Media sosial dapat menjadi sarana seorang penyebar dakwah untuk menyampaikan dakwahnya tanpa ada Batasan waktu dan tempat sehinga bisa diakses banyak orang.
- Mempererat silaturahmi platform ini memudahkan berkomunikasi dengan sanak saudara yang tingal berjauhan yang dapat mempererat silaturahmi tanpa adanya Batasan ruang dan waktu.
- Meningkatkan kesadaran sosial media sosial sering kali digunakan kampanye sosial atau bakti sosial sehingga dapat menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.
Namun media sosial juga dapat menjadi sebuah ancaman karena adanya penyalah gunaan media sosial, seperti menyebar fitnah ujaran kebencian dan hal-hal yang menyimpang kode etik.
Kesimpulan :
Media sosial adalah alat yang dapat membawa manfaat dan juga kemadhorotan tergantung pada pengunaanya, dalam islam setiap aktivitas termasuk berkomunikasi dalam platform digital haruslah mencerminkan nilai-nilai moral dan tanggung jawab dengan memegang pedoman 4 prinsip tadi yaitu jujur, tabayyun, menghindari ghoror dan fitnah, dan juga menghormati orang lain, media sosial dapat menjadi sarana penyebar kebaikan dan manfaat, jika media sosial dipergunakan sebaliknya maka akan mejadi ladang kemadhorotan .
Komentar
Posting Komentar