Penggunaan Media Sosial dan Etika Komunikasi di Platform Digital

Penggunaan Media Sosial dan Etika Komunikasi di Platform Digital

Oleh: Tyas Zahwa Rahma Fatika


Program Studi Manajemen Bisnis Syariah

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam


Universitas Islam Uin Raden Mas Said 

Surakarta


Pada era saat ini, dimana zaman sudah semakin maju dan penggunaan media sosial menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari memiliki pengaruh yang besar bagi masyarakat, mulai dari aspek sosial, budaya, maupun perekonomian. Dengan semakin mudahnya akses platform digital seperti halnya facebook, Instagram, Twitter, dan TikTok, media sosial telah memberikan ruang sebagai sarana berkomunikasi, memberikan informasi, dan membangun hubungan sosial antara individu di seluruh dunia yang lebih cepat dan efisien. Namun, dibalik banyak manfaatnya media sosial pada saat ini, penggunaan media sosial juga membawa tantangan, terutama dalam hal etika berkomunikasi, yang melibatkan tanggung jawab dalam hal berbicara, berkomentar, berbagi dan berinteraksi dengan orang lain secara digital.

Penggunaan media sosial telah berkembang pesat pada beberapa tahun terakhir ini. Pada saat ini banyak platform digital yang digunakan dengan berbagai tujuan, mulai dari berkomunikasi dengan orang lain, hingga digunakan sebagai sarana promosi bisnis dan kampanye sosial. Media sosial sendiri menjadi sarana yang cepat untuk berbagi berita dan isu-isu yang tengah terjadi. Dengan jangkauan yang cepat dan luas, media sosial dapat menghubungkan orang dari berbagai belahan dunia dalam hitungan detik saja. walaupun demikian, dibalik kemanfaatannya media sosial juga sering digunakan sebagai sarana yang berbau negatif, seperti penyebaran isu-isu yang tidak benar atau hoax, penipuan dalam promosi bisnis, serta masih banyak lagi hal-hal negatif yang dilakukan.

Dalam bermedia sosial pengguna diharuskan memiliki norma dan aturan terutama dalam berkomunikasi. Etika komunikasi dalam media sosial merupakan bagaimana cara seseorang mengontrol dalam melakukan interaksi antara salah satu pihak kepada pihak lain, dengan menghormati dan menjaga perasaan pihak lain sehingga tidak memicu keributan dan perpecahan antara satu dengan yang lainnya. Selain itu, kejujuran juga menjadi aspek penting untuk meningkatkan kepercayaan para pengguna media sosial khususnya dalam lingkup bisnis, seperti promosi pada platform digital sesuai dengan kualitas produk yang ditawarkan. Pada saat ini banyak platform digital yang digunakan untuk menawarkan berbagai promosi produk. Namun, tidak sedikit juga banya para pembisnis tidak jujur dan melakukan penipuan promosi kepada para konsumennya. Banya fenomena penipuan yang terjadi pada sekarang ini, salah satunya pada platform digital yaitu tiktok. 

Tiktok merupakan platform digital yang sudah tidak asing lagi pada saat ini, mulai dari anak-anak sampai orang tua menggunakan platform digital tiktok. Platform digital ini dirancang sebagai sarana hiburan maupun bisnis, dimana para penggunanya dapat menguplod video, menonton video, mengirim video dan mengizinkan para penggunanya untuk berkomentar kepada pihak lain, sehingga tidak sedikit juga terjadi konflik antara beberapa pihak karena perbedaan pendapat. Contoh kasus yang akhir-akhir ini terjadi yaitu mengenai adanya pemilihan umum dimana beberapa pihak melakukan kampanye melalui platform digital tiktok, sehingga hal tersebut memicu beberapa konflik dan perbedaan pendapat oleh Sebagian masyarakat. Hal tersebut menimbulkan komentar-komentar yang tidak pantas atau negatif antara pihak satu dengan yang lain dan menyalahi aturan etika berkomunikasi pada media sosial.  

Contoh lain yang kini tengah ramai diperbincangkan pada platform digital yaitu adanya isu overclaim dalam beberapa produk skincare. Overclaim sendiri merujuk pada pernyataan yang tidak sesuai dengan apa yang ada pada produk skincare itu sendiri. Seperti adanya pemaparan pada komposisi produk yang tidak sesuai dan berlebihan agar para konsumen tertarik untuk membelinya. Hal ini mencangkup aspek etika berkomunikasi terutama pada kejujuran dalam melakukan promosi pada platform digital. isu ini menjadi semakin ramai diperbincangkan karena banyak menuai komentar negatif dari para konsumennya. 

Dengan demikian, penggunaaan media sosial yang efektif dan baik memerlukan adanya etika berkomunikasi, seperti halnya kejujuran, rasa hormat dan menghormati kepada pihak lain, dan tanggung jawab dalam berkomentar. Hal tersebut merupakan beberapa aspek etika berkomunikasi yang baik. Etika komunikasi di media sosial sangatlah penting untuk menciptakan lingkungan digital yang aman, dan positif. Sebagai pengguna media sosial sudah sepantasnya kita memiliki rasa tanggung jawab untuk memastikan bahwa komunikasi kita mengandung nilai-nilai yang baik, menjalin hubungan sosial yang sehat, dan menghindari penyalahgunaan pada media sosial khususnya pada platform digital dimana semua khalayak dapat mengaksesnya dengan sangat cepat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

E-Commerce Syariah Sebagai Implementasi Nyata Etika Bisnis Islam dalam Dunia Digital

ESG dalam Perspektif Islam : Jalan Menuju Bisnis yang Etis dan Berdaya Guna

Transformasi Bisnis dalam Era Digital: Mewujudkan Platform Syariah untuk Masa Depan yang Berkelanjutan