Pentingnya Etika Komunikasi dalam Penggunaan Media Sosial: Pada Web Series Nurut Apa Kata Mama "Soto Bu Nyoto"
Pentingnya Etika Komunikasi dalam Penggunaan Media Sosial: Pada Web Series Nurut Apa Kata Mama “Soto Bu Nyoto"
Oleh: Shifa Puspita Sari (235211128) MBS 3D
Perkembangan teknologi disebabkan oleh perubahan gaya hidup masyarakat, menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang semakin maju. Salah satunya yaitu dalam penggunaan media sosial seperti Instagram, Facebook, X, WhatsApp, dan lain sebagainya. Dengan adanya beberapa platform tersebut, memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi, berita, dan isu-isu terkini yang sedang terjadi. Semakin meluasnya informasi yang tersedia dalam media sosial yang tidak terbatas, memungkinkan adanya manipulasi maupun pemalsuan informasi yang dapat menyesatkan pembacanya. Untuk itu diperlukan sebuah etika komunikasi dalam penggunaan media sosial, untuk meminimalisir atau bahkan menghilangkan penyebaran informasi-informasi palsu serta menciptakan kesadaran untuk menggunakan media sosial secara bijak.
Menurut (Susanto, 2020) Etika Komunikasi didefinisikan sebagai komunikasi yang dianggap baik dan menggunakan norma, nilai, serta ukuran tingkah laku di dalam masyarakat. Etika komunikasi ini sangat penting untuk diterapkan dalam penggunaan media sosial. Dengan adanya etika dalam berkomunikasi dapat meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan dari penggunaan media sosial yang terlalu berlebihan. Sedangkan menurut (Fitria & Subakti, 2022) Media Sosial merupakan media online yang mempermudah pengguna untuk membuat suatu konten dalam sebuah forum, blog, jejaring sosial dan lainnya. Media sosial telah dianggap sebagai teman oleh hampir semua kalangan terutama pada kalangan milenial, gen Z, bahkan gen alpha. Jadi dapat disimpulkan bahwa etika komunikasi dalam media sosial adalah segala bentuk tingkah laku yang dianggap baik dan harus diterapkan dalam penggunaan sebuah forum, blog, jejaring sosial, dan lain sebagainya.
Dampak negatif dari media sosial meliputi munculnya cyberbullying. Apa itu cyberbullying? Cyberbullying merupakan suatu tindakan kejahatan pada dunia maya bisa berupa perundungan, pelecehan, penghinaan ataupun sebagainya yang berakibat pada mental maupun fisik dari korbannya (Dwipayana et al., 2020). Lalu dampak negatif yang selanjutnya yaitu penyebaran informasi palsu atau hoax yang sedang marak terjadi, kita bisa menghindarinya dengan mengecek terlebih dahulu berita tersebut melalui website yang terpercaya sebelum menyebarkannya kepada orang lain. Dan dampak negatif yang terakhir yaitu rusaknya reputasi organisasi ataupun perorangan. Selain dapat menimbulkan dampak negatif, media sosial juga menimbulkan beberapa dampak positif diantaranya yaitu memudahkan dalam penyebaran suatu informasi dengan cepat, memudahkan pengguna untuk mencari lowongan suatu pekerjaan, menciptakan keefektifan komunikasi dalam jarak jauh.
Pentingnya etika komunikasi dalam penggunaan media sosial ini dapat dilihat dalam sebuah web series berjudul nurut apa kata mama “Soto Bu Nyoto” yang diunggah oleh akun youtube “solusi BCA”. Web series ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat untuk menjaga etika dalam menggunakan media sosial agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Web series ini menceritakan seorang pemilik warung soto bernama Bu Nyoto yang tengah viral karena rasa sotonya yang enak sehingga menarik perhatian wartawan datang untuk meliput warung soto Bu Nyoto tersebut. Hal itu yang menyebabkan warung soto Bu Nyoto menjadi semakin viral, sehingga menarik perhatian dari beberapa food vlogger untuk mereview. Salah satu food vlogger yang datang bernama Katty Kunang-Kunang, awalnya dia datang dengan baik dan disambut dengan baik pula oleh Bu Nyoto.
Namun setelah selesai mereview Katty tidak mau membayar dengan alasan bayarannya berupa viewers nya yang mungkin akan tertarik dengan soto lamongan milik Bu Nyoto tersebut. Akan tetapi, Bu Nyoto tidak mau karena dia berpendapat yang namanya makan harus tetap bayar, selain itu bukan Bu Nyoto yang menginginkan untuk didatangi food vlogger tersebut namun Katty sendiri yang mendatanginya. Oleh karena itu, Katty menjadi marah dan membuat review buruk tentang warung Bu Nyoto yang mengakibatkan warung Bu Nyoto menjadi sepi. Setelah itu karena tidak bisa dibiarkan begitu saja, anak Bu Nyoto membuat sebuah klarifikasi bahwa yang dikatakan oleh food vlogger tersebut tidak benar dan menyuruhnya untuk segera meminta maaf. Pada akhirnya permasalahan tersebut berakhir damai dengan Katty yang membuat permintaan maaf kepada Bu Nyoto dan viewers nya yang merasa dirugikan.
Dari web series tersebut mengandung pesan tentang pentingnya menggunakan sebuah etika berkomunikasi dalam menggunakan media sosial. Mengapa demikian? Karena etika komunikasi itu penting salah satunya untuk menjaga reputasi seseorang ataupun diri sendiri. Web series tersebut menampilkan adanya salah satu pihak yang reputasinya rusak karena sebuah tindakan penyebaran fitnah berupa informasi palsu tentang warung soto Bu Nyoto. Akibatnya, Bu Nyoto merasa dirugikan sebaliknya food vlogger tersebut reputasinya juga menjadi rusak karena perbuatannya sendiri. Untuk menghindari berita atau informasi palsu seperti itu, maka kita harus pandai dalam memilih dan memilah berita-berita yang kita terima.
Sebelum mempercayainya kita bisa memastikan terlebih dahulu kebenaran dari berita tersebut, jangan mudah terbawa arus misalkan ada salah satu yang berkomentar buruk lalu kita ikut untuk melakukan hal sama. Sekarang ini, mental seseorang juga bisa dikatakan bergantung dengan perkataan orang lain, artinya satu saja komentar kita itu sangat berpengaruh bagi orang lain. Banyak kasus yang berakhir dengan mengakhiri hidup karena tidak tahan dengan ujaran kebencian yang didapatkan dari media sosial. Media sosial memang menjadi tempat yang sangat mengerikan jika tidak digunakan dengan bijak dan dalam batas wajar terlebih lagi dengan tidak menggunakan etika komunikasi. Untuk itu, jadilah orang yang bijak dalam menggunakan media sosial, jangan menjadi pembunuh dengan ketikan dari tangan kita sendiri!
Kesimpulan yang dapat diambil dari penjelasan diatas yaitu perkembangan teknologi yang semakin pesat memudahkan seseorang dalam mengakses informasi memalui media sosial seperti dalam aplikasi Instagram, Facebook, X, WhatsApp, dan lain sebagainya. Etika Komunikasi didefinisikan sebagai komunikasi yang dianggap baik dan menggunakan norma, nilai, serta ukuran tingkah laku di dalam masyarakat. Media sosial merupakan media online yang mempermudah pengguna untuk membuat suatu konten dalam sebuah forum, blog, jejaring sosial dan lainnya. Terdapat beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari media sosial diantaranya meliputi munculnya cyberbullying, penyebaran berita palsu, dan rusaknya reputasi organisasi maupun perorangan. Sedangkan dampak positif dari media sosial meliputi memudahkan dalam penyebaran suatu informasi dengan cepat, memudahkan pengguna untuk mencari lowongan suatu pekerjaan, menciptakan keefektifan komunikasi dalam jarak jauh.
Pentingnya etika komunikasi dalam penggunaan media sosial ini dapat dilihat dalam sebuah web series berjudul nurut apa kata mama “Soto Bu Nyoto” yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat untuk menjaga etika dalam menggunakan media sosial agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain. Warung soto Bu Nyoto menjadi viral dan menarik beberapa food vogger untuk datang, salah satunya yaitu Katty Kunang-Kunang. Namun karena dendam karena disuruh membayar Katty membuat sebuah review palsu yang merusak reputasi dari warung soto Bu Nyoto. Etika komunikasi itu penting salah satunya untuk menjaga reputasi seseorang ataupun diri sendiri. Untuk menghindari berita atau informasi palsu, maka kita harus pandai dalam memilih dan memilah berita-berita yang kita terima. Media sosial memang menjadi tempat yang sangat mengerikan jika tidak digunakan dengan bijak dan dalam batas wajar terlebih lagi dengan tidak menggunakan etika komunikasi. Untuk itu, jadilah orang yang bijak dalam menggunakan media sosial, jangan menjadi pembunuh dengan ketikan dari tangan kita sendiri!
Daftar Pustaka
Dwipayana, N. L. A. M., Setiyono, S., & Pakpahan, H. (2020). Cyberbullying Di Media Sosial. Bhirawa Law Journal, 1(2), 63–70. https://doi.org/10.26905/blj.v1i2.5483
Fitria, W., & Subakti, G. E. (2022). Era Digital dalam Prespektif Islam: Urgensi Etika Komunikasi Umat Beragama di Indonesia. Jurnal Penelitian Keislaman, 18(2), 143–157.
Susanto, J. (2020). Etika Komunikasi Islami. WARAQAT : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 1(1), 24. https://doi.org/10.51590/waraqat.v1i1.28
Komentar
Posting Komentar